Jumat, 05 November 2010

DATABASE

Daftar Isi

 Abstraksi………………………………………………….2
 Kata Pengantar…………………………………………...3
 Pendahuluan……………………………………………..4
 Pembahasan………………………………………………5
• Pengertian…………………………………………5
• Definisi dasar struktur database…………………..5
• Tipe Data Field……………………………………7
• Fungsi-fungsi Database…………………………..10
• Tipe Database …………………………………….15
 Kesimpulan……………………………………………...19
 Daftar Pustaka……………………………………………20







Database


Abstraksi
Istilah “database” berawal dari ilmu komputer yang dapat dikatakan sebagai suatu kumpulan dari data yang tersimpan dan diatur atau diorganisasikan sehingga data tersebut bisa diambil atau dicari dengan mudah dan efisien. Sebuah database memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya. Banyak sekali kegiatan manusia yang menggunakan komputer sebagai sarana pengolahan data, sehingga diperlukan suatu perangkat lunak database. Jika dikaji lebih mendasar tentang batasan suatu database, maka dapat disebutkan bahwa segala bentuk koleksi data adalah suatu database.




Kata Pengantar
Data dan informasi merupakan hal yang penting dalam menunjang kegiatan perencanaan, penataan dan pelaksanaan berbagai kegiatan. Oleh karena itu kebutuhan akan data dan informasi sangat diperlukan. Terkait dengan kebutuhan tersebut, maka telah dilakukan berbagai upaya agar data dan informasi tersebut dapat diperoleh dengan cepat, mudah dan akurat. Tidak dapat dipungkiri bahwa produk database sangat dibutuhkan dalam setiap pengembangan sistem informasi. Dengan database, setiap organisasi dapat menyimpan dan menstrukturkan data mereka dalam bentuk elektronik yang tersimpan dalam suatu mesin komputer server. Dengan semakin banyak dan beragamnya produk database yang ada di pasaran saat ini, menuntut siapa saja untuk dapat memahami keunggulan dan kekurangan dari tiap-tiap produk agar dapat memenuhi kebutuhan yang ada. Makalah ini disusun untuk memberikan penjelasan dan langkah-langkah praktis untuk mengoperasikan tentang pengolahan database mulai dari berbagai kegiatan.



Pendahuluan
Database atau basis data merupakan bagian sangat penting dalam sebuah proses pengolahan data. Secara definisi, basis data adalah koleksi data yang saling berhubungan dan memiliki arti dan terorganisasi secara rapi. Data tersebut harus dapat diakses dengan urutan yang berbeda-beda secara logis dengan cara yang relative mudah. Suatu system basis data terdiri dari empat komponen yaitu data, yang secara fisik menyimpan informasi-informasi.
Database management system (dbms) yaitu software yang mengelola basis data, data description language, (DDL) yaitu perintah - perintah yang digunakan untuk membangun isi dari database dan Data Manipulation languages, (DML) yaitu basis data yang berfungsi untuk mendeskripsikan data ke database management system, (DBMS) dan juga memberi fasilitas untuk perubahan, pemeliharaan, dan pengelolaan basis data, dan program aplikasi yang memudahkan pengguna akhir untuk menggunakan data dan mendapatkannya sebagai informasi yang sesuai. Sampai saat ini terdapat lima perspektif desain basis data yang utama yang mempresentasikan suatu evolusi dari pemikiran desain. Kelima desain tersebut adalah system berorientasi file (file oriented), system berdasarkan hierarki, system berbasis jaringan, system relasional, dan system berorientasi objek (object oriented).



Pembahasan
 Pengertian
Database merupakan sekumpulan informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu pada tujuan tertentu pula. Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna. Jika dikaji lebih mendasar tentang batasan suatu database, maka dapat disebutkan bahwa segala bentuk koleksi data adalah suatu database. Mulai dari kelompok data pegawai, sampai dengan kelompok file, merupakan database.
 Definisi Dasar Struktur Database
Sebagai aplikasi untuk mengelompokan suatu data ke dalam table memerlukan dasar dasar pembentukan, agar data tersebut dapat terurut secara rapi dan efisien. Sehingga penting dalam menunjang kegiatan perencanaan, penataan dan pelaksanaan berbagai kegiatan. Adapun definisi bagian pembentukan dasar struktur database tersebut yaitu :
Data : sekumpulan fakta mengenai objek tertentu, orang dan lain-lain yang dinyatakan dengan angka, huruf, gambar, film, suara dan sebagainya yang relevan dan belum mempunyai arti.
Informasi : hasil pengolahan data yang konkrit dan sudah mempunyai arti untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Tabel : merupakan hal yang paling mendasar dalam hal penyimpanan data yang terdiri dari field dan record.
Field (kolom) : merupakan elemen dari tabel yang berisikan informasi tertentu yang spesifik tentang subjudul tabel pada sebuah item data.
Record (baris) : merupakan sekumpulan data yang saling berkaitan tentang sebuah subjek tertentu, misalnya data seorang siswa akan disimpan dalam record yang terdiri dari beberapa kolom/field.
Adapun syarat-syarat pembentukan Field Name pada tabel:
a. Harus Unik atau Spesifik.
b. Boleh disingkat.
c. Pemisah sebagai pengganti spasi dalam pembentuk field adalah tanda lambang "_".




 Tipe Data Field
Field-field dalam sebuah tabel haruslah ditentukan tipe datanya agar mengetahui bagaimana agar data tersebut dapat diolah dan memperlakukan data dalam field itu. Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk memahami berbagai tipe data field yang ada di berbagai macam tabel dalam sebuah database.Berikut ini adalah tipe-tipe Field dalam Database:
• Text
Ini adalah tipe data yang paling umum digunakan. Tipe data ini bisa digunakan untuk field alfanumeric, seperti nama, alamat, kode pos, nomor telepon dan sebagainya. Microsoft Access memberi keleluasaan bagi Anda untuk memasukkan data sampai 255 karakter ke field dengan tipe data ini.
• Memo
Tipe data ini mirip dengan teks, tetapi bisa menampung sampai dengan 64.000 karakter. Tipe data text lebih sering dugunakan karena memo tidak bisa diurutkan atau diindeks.
• Number
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan data numeric yang akan digunakan untuk perhitungan matematis. Anda tidak menggunakan tipe data ini untuk nomor telepon, misalnya, karena nomor telepon tidak perlu diproses secara matematis.
• Date/Time
Tipe data ini digunakan untuk nilai tanggal dan waktu. Misalnya, Anda bisa menggunakan tipe data ini untuk tanggal lahir atau tanggal pembelian.
• Currency
Tipe data ini terutama digunakan untuk nilai mata uang. Tetapi, Anda juga bisa menyertakan data numeric dalam perhitungan yang memerlukan satu sampai empat angka desimal. Tipe data ini, misalnya, bisa digunakan untuk nilai pembelian atau ongkos pengantaran.
• Auto Number
Ini adalah angka yang secara otomatis akan terurut atau angka acak yang ditetapkan Microsoft Access untuk record baru yang ditambahkan ke sebuah tabel. Field AutoNumber tidak bisa diedit. Oleh karena itu jenis data ini digunakan untuk field yang harus unik, artinya tidak boleh ada nilai yang sama untuk field ini. Sebagai contoh Anda bisa menggunakan tipe data ini untuk NIM, NIP, KARPEG atau Nomor Induk Siswa.
• Yes/No
Tipe data ini hanya bisa mempunyai dua nilai yaitu Yes atau No. Data ini digunakan untuk field yang hanya mempunyai dua nilai. Misalnya, sebuah tabel yang berisi informasi mengenai karyawan bisa menggunakan tipe data ini untuk field status perkawinan di mana hanya memiliki dua nilai yaitu Ya atau Tidak.
• OLE Object
Tipe data ini digunakan untuk eksternal objek, seperti bitmap atau file suara. Misalnya, Anda bisa menggunakan tipe data ini untuk menyimpan gambar bitmap (foto) karyawan dalam tabel Karyawan. Meskipun file bitmap yang digunakan disimpan dalam tabel, tetapi file bitmap ini hanya bisa ditampilkan dalam form atau report.
• Hyperlink
Ini merupakan gabungan dari teks dan bilangan yang disimpan sebagai teks dan digunakan sebagai alamat hyperlink. Hyperlink digunakan untuk menyimpan pointer ke sebuah situs web atau path ke sebuah file di harddisk. Bila Anda mengklik sebuah hyperlink, Microsoft Access akan mencoba membuka file tersebut dalam aplikasi asli file yang bersangkutan.
• Lookup Wizard
Bila Anda menggunakan tipe data ini untuk sebuah field, Anda bisa memilih sebuah nilai dari tabel lain atau dari sebuah daftar nilai yang ditampilkan dalam sebuah kotak daftar atau kotak combo.



 Fungsi-fungsi Database

Dalam pembentukan filed table di database memerlukan fungsi-fungsi untuk menghasilkan data yang terinci. Adapun fungsi-fungsi dalam database yaitu :

• FUNGSI DAVERAGE
Fungsi ini di gaunakan untuk mencari nilai rata-rata sekumpulan data dalam daftar hanya yang sesuai dengan kriteria yang dikehendaki .Berbeda dengan fungsi AVERAGE, dimana fungsi ini akan menghitung nilai rata-rata seluruh range yang di sebutkan dalam argumen.
Bentuk Penulisan :
= DEVERANGE ( database,field,criteria)

• FUNGSI DCOUNT
Menghasilkan jumlah sel yang memuat data numerik dari sekumpulan data dalam sebuah daftar atau database yang memenuhi kriteia.Apa bila DCOUNT di gunakan pada range yang berisi bukan numerik,akan ditambpilkan hasil 0 (nol) karena diangap tidak ada data numeriknya.



Pada fungsi ini,argument Field dapat diabaikan (Tidak di tulis),Bila argumen tersebut tidak di tulils,maka seluruh sel dalam daftar yang memenuhi kriteria akan di hitunng,sedangkan bila hanya field tertentu yang akan di hitung makan sebutkan nama fieldnya.
Bentuk penulisan :
=DCOUNT ( database,field,creteria)

• FUNSI DCOUNTA
Untuk menghitung sel-sel yang tidak kosong dalam kolom atau daftar yang menuhi kriteria yang di berikan .Bila fungsi DCOUNT hanya menghitung sel yang berisi data numerik,maka fungsi DCOUNTA menghitung semua data baik numerik ,teks string,maupun formula.Sel yang berisi nilai 0 (nol) juga akan dihitung.
Bentuk penulisan :
= DCOUNTA (database ,field,criteia)

• FUNGSI DGET
Fungsi ini digunakan untuk menampilkan sebuah data dari kelompok data yang sesuai dengan kriteia yang di tulis.
Bentuk penulisan :
= DGET ( database,field,ceriteria)


Catatan
Fungsi ini hanya menampilkan data yang sifatnya unik,tunggal atau tidak kembar serta sesuai dengan kriteria yang diberikan. Apabila data yang dicari ternyata bukan tunggal, maka fungsi ini akan menampilkan pesan kesalahan # NUM!.Jika data yang di cari tidak terdapat pada filed yang ditunjuk,maka fungsi ini akan menampilkan.
Pesan kesalahan#VALUE!>

• FUNGSI DMAX
Menghasilkan data dengan nilai tertinggi dalam dafta yang sesai dengan kriteria yang diberikan.
Bentuk Penulisan :
= DMAX (database,field,criteria)
• FUNGSI DMIN
Menghasilkan data dengan nilai terndah dalam suatu daftar yang sesuai dengan kriteia yang di berikan.
Bentuk penulisan :
= DMIN (database,fileld,criteria)





• FUNSI DSTDECT
Menampilkan hasil perkalian sekelompok data yang memenuhi kriteia yang di berikan.
Bebtuk penulisan :
= DPRODUCT (database,field,criteria)

• FUNGSI DSTDEV
Untuk memperkirakan standar deviasi dari kelompok data yang memenuhi kriteia yang di berikan.
Bentuk penulisan :
= DSTDEV(database,filed,criteira)

• FUNGSI DSTDEVP
Fungsi yang digunakan untuk menghitung standar deviasi populasi dari sekelompok data yang memenuhi kriteia.
Bentuk Penullisan :
= DSTDEVP (database,field,criteria)

• FUNGSI DSUM
Digunakan untuk menjumlahkan sekelompok data yang memenuhi kriteria
Bentuk penulisan :
= DMAX (database,field,criteria)

• FUNGSI DVAR
Fungsi ini berguna untuk mencari varian dari sekelompok data yang memenuhi kriteria.
Bentuk penulisan :
= DVAR(database,field,criteria)

• FUNGSI DVARP
Untuk mencari varian dari populasi sekelompok data yang memenuhi kriteria tertentu
Bentuk penulisan :
=DVARP(database,field,criteri)














 Tipe Database
Terdapat 12 tipe database, antara lain Operational database, Analytical database, Data warehouse, Distributed database, End-user database, External database, Hypermedia databases on the web, Navigational database, In-memory databases, Document-oriented databases, Real-time databases, dan Relational Database.
1. Operational database
Database ini menyimpan data rinci yang diperlukan untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi. Mereka juga disebut subject- area databases (SADB), transaksi database, dan produksi database. Contoh: database pelanggan, database pribadi, database inventaris, akuntansi database.

2. Analytical database
Database ini menyimpan data dan informasi yang diambil dari operasional yang dipilih dan eksternal database. Mereka terdiri dari data dan informasi yang dirangkum paling dibutuhkan oleh sebuah organisasi manajemen dan End-user lainnya. Beberapa orang menyebut analitis multidimensi database sebagai database, manajemen database, atau informasi database.




3. Data warehouse
Sebuah data warehouse menyimpan data dari saat ini dan tahun- tahun sebelumnya - data yang diambil dari berbagai database operasional dari sebuah organisasi. Data warehouse menjadi sumber utama data yang telah diperiksa, diedit, standar dan terintegrasi sehingga dapat digunakan oleh para manajer dan pengguna akhir lainnya di seluruh organisasi profesional. Perkembangan terakhir dari data warehouse adalah dipergunakan sebagai Shared nothing architecture untuk memfasilitasi ekstrem scaling.

4. Distributed database
Ini adalah database-kelompok kerja lokal dan departemen di kantor regional, kantor cabang, pabrik-pabrik dan lokasi kerja lainnya. Database ini dapat mencakup kedua segmen yaitu operasional dan user database, serta data yang dihasilkan dan digunakan hanya pada pengguna situs sendiri.

5. End-user database
Database ini terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan oleh end-user di workstation mereka. Contoh dari ini adalah koleksi dokumen dalam spreadsheet, word processing dan bahkan download file.

6. External database
Database ini menyediakan akses ke eksternal, data milik pribadi online - tersedia untuk biaya kepada pengguna akhir dan organisasi dari layanan komersial. Akses ke kekayaan informasi dari database eksternal yang tersedia untuk biaya dari layanan online komersial dan dengan atau tanpa biaya dari banyak sumber di Internet.

7. Hypermedia databases on the web
Ini adalah kumpulan dari halaman-halaman multimedia yang saling berhubungan di sebuah situs web. Mereka terdiri dari home page dan halaman hyperlink lain dari multimedia atau campuran media seperti teks, grafik, gambar foto, klip video, audio dll.

8. Navigational database
Dalam navigasi database, queries menemukan benda terutama
dengan mengikuti referensi dari objek lain.

9. In-memory databases
Database di memori terutama bergantung pada memori utama untuk penyimpanan data komputer. Ini berbeda dengan sistem manajemen database yang menggunakan disk berbasis mekanisme penyimpanan. Database memori utama lebih cepat daripada dioptimalkan disk database sejak Optimasi algoritma internal menjadi lebih sederhana dan lebih sedikit CPU mengeksekusi instruksi. Mengakses data dalam menyediakan memori lebih cepat dan lebih dapat diprediksi kinerja dari disk. Dalam aplikasi di mana waktu respon sangat penting, seperti peralatan jaringan telekomunikasi yang mengoperasikan sistem darurat, database memori utama yang sering digunakan.

10. Document-oriented databases
Document-oriented databases merupakan program komputer yang dirancang untuk aplikasi berorientasi dokumen. Sistem ini bisa diimplementasikan sebagai lapisan di atas sebuah database relasional atau objek database. Sebagai lawan dari database relasional, dokumen berbasis database tidak menyimpan data dalam tabel dengan ukuran seragam kolom untuk setiap record. Sebaliknya, mereka menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki karakteristik tertentu. Sejumlah bidang panjang apapun dapat ditambahkan ke dokumen. Bidang yang dapat juga berisi beberapa bagian data.

11. Real-time database
Real-time Database adalah sistem pengolahan dirancang untuk menangani beban kerja negara yang dapat berubah terus-menerus. Ini berbeda dari database tradisional yang mengandung data yang terus- menerus, sebagian besar tidak terpengaruh oleh waktu. Sebagai contoh, pasar saham berubah dengan cepat dan dinamis. Real-time processing berarti bahwa transaksi diproses cukup cepat bagi hasil untuk kembali dan bertindak segera. Real-time database yang berguna untuk akuntansi, perbankan, hukum, catatan medis, multi-media, kontrol proses, sistem reservasi, dan analisis data ilmiah.


12. Relational Database
Standar komputasi bisnis sejak tahun 2009,[update], relational database adalah database yang paling umum digunakan saat ini. Menggunakan meja untuk informasi struktur sehingga mudah untuk mencari.

 Kesimpulan
Penggunaan Database dalam suatu organisasi sangat membantu dalam penyusunan data agar menjadi lebih efisien. Pada penggunaan Database ini menggunakan field name untuk pembuatan table data pada yang akan di buat. Di dalam field name ada beberapa bagian definisi dasar struktur database, tipe field data, fungsi dan tipe dari database.

Daftar Pustaka

http://diginumbel5.blogspot.com/2010/03/bahasa-dalam-database.html
http://54ll1.wordpress.com/2008/07/21/pengertian-database/
http://www.scribd.com/doc/30914906/Pengertian-Database
http://fungsi-data-base.blogspot.com/
Diunduh pada hari jumat, 5 November 2010, pukul 17:00

Tidak ada komentar:

Posting Komentar